7 Cara Bersaing Dengan Rekan Kerja Hebat

Vini Damayanti 06 July 2017 258 view(s)


Foto: Fotosearch

Rekan kerja memegang peranan penting dalam perkembangan karier kita. Jika mereka asyik diajak kerja sama, tentulah kita juga nyaman bekerja. Namun apa jadinya, tuh, jika kita mendapat rekan kerja yang bersikap seperti ‘royal people’ alias merasa dirinya hebat? Berikut tip untuk bersaing dengan mereka, seperti yang diungkapkan konsultan karier Eliza.
 
#Hindari terpancing
Bersaing dengan rekan kerja yang sok hebat, tuh, mudah, yaitu jangan ikut-ikutan melakukan hal yang sama karena akan menimbulkan konflik. Energi kita akan tersedot jika gontok-gontokan—buat apa buang-buang energi untuk hal-hal yang tidak produktif. Apalagi jika kita yang kalah—yang ada kita malah stres dan motivasi kerja pun terganggu.
 
#Pujian
Yap, salah satu cara untuk menyenangkan rekan kerja yang merasa dirinya ‘tinggi’ adalah memujinya. Jika dia menceritakan suatu hal yang memang menurut kita mengagumkan, nggak ada salahnya memberikan pujian. Dengan begitu, dia luluh dan lebih mudah untuk diajak bekerja sama.
 
#Mencari kelebihannya
Sesebal-sebalnya kita pada rekan kerja, jika dia bisa merebut hati bos, pastilah dia memiliki kelebihan. Nah, cari tahu, deh, nilai plusnya. Apakah dia pintar berkomunikasi dengan para atasan sehingga membuat mereka nyaman, penampilannya enak dilihat sehingga memberi good impression, atau dia tipe orang yang cepat menyelesaikan masalah ketika diminta? Coba kuasai kelebihannya.
 
#Belajar dari pengalaman
Jika dia hobi mengumbar kelebihannya, misalnya pengalaman kerjanya di luar negeri, jangan ragu untuk belajar dari cerita-ceritanya. Bukan nggak mungkin, tuh, kita bisa menerapkannya untuk karier kita. Misalnya dari segi kedisiplinan, cara bersosialisasi, hingga sikap profesionalisme.
 
#Minta solusi
Sesekali tanyakan pendapatnya tentang penyelesaikan kasus berdasarkan ilmu yang dipelajarinya di luar negeri atau saat bekerja di perusahaan bonafide. Manfaatkan ilmu yang dimilikinya untuk membantu kita menyelesaikan pekerjaan. Dia senang bisa ‘pamer’, kita pun mendapat contoh solusi dengan sudut pandang berbeda.
 
#Tetap bergaul
Meski kurang sreg dengannya, tetaplah menjaga hubungan baik. Ketika dia mengundang kita ke acara karaoke untuk merayakan ultahnya, misalnya, sempatkan diri untuk hadir. Begitu juga saat melihatnya di kantin sedang makan siang—jangan menghindarinya, ah. Sebaliknya, duduk bersamanya sambil ngobrolin hal ringan di luar pekerjaan. Ini dapat melatih kita untuk bersikap profesional, tuh!
 
#Cetak prestasi
Berikan kinerja terbaik untuk perusahaan. Jalankan tugas dengan tulus diiringi motivasi kuat untuk mencapai yang terbaik. Saat menjalankan suatu proyek, usahakan untuk fokus dan mengulik dengan detail agar hasilnya bisa memuaskan semua pihak—baik bos maupun klien. Jadi fokus kita bukanlah mengalahkan si pesaing, melainkan memberikan hasil maksimal untuk perusahaan. (f)
 
Baca juga:
Atasan Wajib Delegasikan Tugas, Ini Alasannya
Saat Loyalitas dan Kebanggaan pada Institusi Lenyap
Takut Terkena PHK Akibat Ada Akuisisi Perusahaan